OktoMedia –  Milan berasil menjuarai Piala Super Italia setelah mengalahkan Juventus melalui adu penalti dengan skor 4-3 di Jassim Bin Hamad Stadium, Doha, Jumat (23/12/2016). Adu penalti dilakukan setelah selama 120 menit laga, kedudukan hanya imbang 1-1.

Ini merupakan gelar ketujuh bagi Milan. Torehan Milan tersebut menyamai Juventus yang sebelumnya mengoleksi tujuh gelar.

Juventus mampu unggul terlebih dulu berkat gol Giorgio Chiellini pada menit ke-18. Bek asal Italia tersebut sukses menaklukkan kiper Gianluigi Donnarumma dengan tandukan keras dengan memanfaatkan sepak pojok dari kanan pertahanan lawan.

Namun, keunggulan Juve hanya bertahan 20 menit. Milan menyamakan kedudukan lewat torehan gol Giacomo Bonaventura.

Sama halnya dengan Chiellini, Bonaventura pun mencetak gol dengan menggunakan kepalanya. Dia sukses menanduk bola dari umpan yang dilepaskan Suso di luar kotak penalti.

Kedua tim lalu terlibat “jual-beli” serangan. Juve lebih tampil mendominasi dan agresif melepaskan ancaman ke gawang lawan.

Namun, Si Nyonya Tua gagal mencetak gol tambahan hingga babak normal berakhir. Hal itu tidak terlepas dari penampilan Donnarumma yang sukses mencatat tujuh penyelamatan.

Alhasil, Juve dipaksa Milan melakoni babak tambahan.

Pelatih Milan, Vincenzo Montella, memasukkan amunisi baru pada babak tambahan. Dia memainkan Luca Anttonelli dan Gianluca Lapadula pada menit ke-102.

Meski begitu, perubahan yang dilakukan Montella gagal melahirkan gol kedua bagi Milan. Juve pun tak mampu mencetak gol tambahan pada babak ini.

Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenangnya.

Pada sesi adu “tos-tosan”, Milan keluar sebagai pemenang. Mereka menang adu penalti 4-3 atas Juve.

Sumber – Kompas.com